Leput Institut

Sebab orang Mongondow tak hanya mengenal leput sekedar beton di atas jalur buangan, got, atau drainase yang harus senantiasa dijaga dari mampet. Leput adalah forum dimana cerita diungkap secara telanjang. Leput adalah ruang publik. Suara yang lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Selasa, 10 Agustus 2021

Putri Silagondo Versus Spanyol

›
Anjing Hachiko, Kompas.com PUTRI SILAGONDO Versus SPANYOL (Kisah Maindoka, Anjing Hachiko, hingga Wanita PSK) De Prinsess Silagondo (Put...
Kamis, 23 April 2015

Untuk Sigidad : Tanggapan atas Tanggapan (II)

›
"Sayang sekali, bukan debat yang saya baca, tapi lurus-meluruskan hal yang tak penting" ITU pesan via SMS. Disampaikan seorang t...
Rabu, 22 April 2015

Untuk Sigidad: Tanggapan atas Tanggapan

›
KESALAHAN pertama Kristianto Galuwo alias Sigidad , dalam menanggapi artikel berjudul Dengan Segala Hormat, Ibu Kartini , yang saya ung...
Minggu, 29 Maret 2015

Dialog Publik di Korot dan "Kesesatan" Topik Yang Nyaris Berbuntut Adu Jotos

›
 Dalam acara dialog, seminar, diskusi publik, entah dikemas formal nonformal, memang tidaklah mungkin semua peserta yang hadir dapat diberi...
Jumat, 20 Maret 2015

Menguji Kepedulian Negara dengan Matematika

›
ANGGAPLAH engkau Chairil Anwar yang mengembara serupa Ahasveroz tatkala ditinggal kekasih, lalu merasa seolah-olah dikutuk-sumpahi Eros ...
Minggu, 15 Maret 2015

Matematika dan Kecurigaan Kita

›
SAYA tidak berani, apalagi tega, untuk semena-mena memastikan bahwa, anak-anak Mongondow seusia saya ketika itu, usai menamatkan SD da...
›
Beranda
Lihat versi web

PENULIS

Foto saya
Uwin Mokodongan
Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Indonesia
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.